Showing posts with label Fakfak. Show all posts
Showing posts with label Fakfak. Show all posts

Sunday, November 4, 2012

Pembunuhan Aktivis Papua Merdeka di Fakfak

Alm. Paulus Horis saat mengenakan Pakean kebesaran KNPB
Fakfak, KNPBnews – Pembunuhan terhadap aktivis dan pimpinan KNPB terus berlanjut. Kali ini, salah satu pimpinan KNPB di Wilayah Sorong, Paulus Horik ditemukan tewas di Jalan A. Matondang tepatnya dipinggir sungai Pak-Pak pada minggu (4/11) pukul 01.00 malam. Sedangkan, aktivis KNPB, Klisman Woi berada dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Umum Daerah Pak-Pak. Korban diduga kuat dilakukan oleh pasukan terlatih khusus Indonesia.
Kepada KNPBnews, Pengurus KNPB dan Pak-Pak wilayah Pak-Pak mengirim kronologis pembunuhan itu. Menurut sumber lapangan, kronologis kejadian berawal dari kedua aktivis ini menyewa Motor. Belum tahu bagaimana kejadiannya, namun pada pukul 01.00 malam, seorang petugas Polantas (Polisi Lalu Lintas) menemukan kedua korban terlentang secara menganaskan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, motor yang digunakan ditemukan dalam kondisi baik tanpa ada kerusakan atau lecet.
Keluarga korban baru mengetahui kejadian ini pada pukul pukul 07.00 pagi di RSUD Pak-Pak. Menurut hasil visum dokter, Paulus Horik mati terbunuh, dan ditemukan lubang besar di bagian atas kepala, leher dalam kondisi patah, hidung patah dan bagian muka terdapat luka yang parah.  Sedangkan temannya, Klisman Woi yang masih kritis di rumah sakit juga terdapat luka parah di bagian kepala depan/testa, kedua mata bengkak dan kebiruan, limpah picah dan luka dibagian rusuk bagian kiri dan kaki.
Alm. Paulus Horik saat disemayamkan di rumah duka

Menurut KNPB Wilayah Pak-Pak, Arnoldus Kocu pihaknya bersama keluarga sedang mencari data pembunuhan ini. “kami sangat kehilangan, dan seluruh rakyat bangsa Papua berduka, dan kami KNPB dan PRD sedang kumpulkan data, dan bila data dan hasil kejadian yang kuat maka kami dan PRD wilayah Pak-Pak akan melakuakn apa saja, dan kami harap pihak Polres Pak-Pak agar mengusut tuntas kejadian ini.
Paulus Horik adalah salah satu pimpinan komisariat KNPB di Wilayah Pak-Pak. Klismon Woi adalah juga anggota KNPB. Aktivitas perjuangan mereka selama ini dibuntuti oleh satuan khusus NKRI. Sebelumnya, di Merauke, Sekretaris PRD wilayah Merauke dipukul babak belur oleh TNI.





Ayah kandung alamarhum, Primus Horik menangisi kematian putranya

  

Klismon Woy, anggota KNPB yang masih kritis di rumah sakit


Sumber : KNPBnews
Baca Selengkapnya

Wednesday, October 24, 2012

Orasi KNPB Digagalkan Polisi, 1 Orang dan Beberapa Sajam Diamankan

Fakfakinfo.com_ Kepolisian Resort Fakfak, Papua Barat, menggagalkan orasi terbuka yang akan dilaksanakan di area parkir Pasar Thumburuni oleh KNPB, salah satu organisasi pro kemerdekaan Papua.
Kepada puluhan anggota KNPB yang berbaju loreng dan simpataisannya, polisi meminta mereka untuk membubarkan diri dan membongkar kelengkapan orasi seperti panggung dan speaker. Polisi memberi waktu 10 menit untuk pembongkaran panggung orasi. Polisi mengancam akan membongkar paksa perlengkapan orasi, jika KNPB tidak segera membongkar sendiri.
“Silakan dibongkar sendiri. Saya beri waktu 10 menit!” seru Kabag Ops Polres Fakfak, Kompol Thony.
Akhirnya, tanpa perlawanan, beberapa anggota KNPB membongkar sendiri perlengkapan orasinya. Dari pembongkaran panggung ini, polisi mengamankan 1 bendera merah KNPB.
Polisi juga melakukan penggeledahan barang-barang bawaan anggota KNPB. Dari penggeledahan ini, polisi menemukan beberapa stel pakaian doreng eks Singapura yang biasa dipergunakan sebagai seragam anggota militan KNPB. Selain itu, polisi juga mengamankan 5 senjata tajam yang terdiri atas bayonet dan sebilah pisau.
Arnoldus Kocu, Ketua KNPB Wilayah Fakfak, akhirnya diamankan polisi dan dibawa ke Mapolres Fakfak untuk dimintai keterangannya perihal kegiatannya yang ilegal tersebut. Dengan dikawal beberapa anggota Intel, Arnoldus dibawa dengan taxi.
Kapolres Fakfak, AKBP Rudolf Michael menjelaskan bahwa, polisi bertindak preventif untuk menghindari hal-hal lanjutan yang tidak dinginkan.
“Kami bertindak preventif, agar tidak ada tindakan lanjutan yang tidak kita inginkan. Salah satunya, polisi mengamankan sajam yang dibawa.” Terang kapolres.
Kepada orang yang kedapatan membawa senjata tajam, polisi tidak menahan mereka, namun hanya merampas senjata tajamnya saja.
Tak beberapa lama kemudian, 1 regu anggota Kodim 1706 Fakfak turut bergabung bersama polisi. Dengan bersenjata lengkap, polisi dan TNI melakukan patroli di daerah Kampung Lusiferi yang diinformasikan ada beberapa orang anggota KNPB berkumpul.
Belum diketahui hasil patroli tersebut. Namun anggota KNPB akhirnya membubarkan diri dari daerah Pasar Thumburuni. (wah)

Sumber :  Fakfakinfo
Baca Selengkapnya

Monday, March 19, 2012

PERNYATAAN SIKAP, SOLIDARITAS MASYARAKAT FAKFAK UNTUK KEADILAN PAPUA


NATIVE FAKFAK SOLIDARITY FOR PAPUA RIGHT OF JUSTICE
SOLIDARITAS MASYARAKAT FAKFAK UNTUK KEADILAN PAPUA

PERNYATAAN SIKAP


Indonesia sebagai negara berkembang yang sedang mengalami transisi demokrasi dan reformasi bertahap di segala bidang, tentulah memiliki banyak ketergantungan pada komunitas Global dengan komitmennya untuk membangun sebuah kolaborasi Global bagi terwujudnya sebuah negara indonesia yang lebih aman, lebih damai, lebih adil serta membawa kesejahteraan bagi seluruh bangsa indonesia khususnya dan segenap umat manusia di dunia pada umumnya.
Komitmen ini jauh dari fakta kemiskinan, keborokan birokrasi, meningkatnya korupsi serta tindak kriminalitas baik warga negaranya maupun kejahatan terselubung negara terhadap masyarakat seperti penangkapan & penembakan warga Papua kongres Papua 3, penembakan oleh Brimob di Paniai, dan daerah lainnya di Tanah Papua serta stigma separatis & Makar kepada Orang Asli Papua jelas hanya menimbulkan ketakutan dan rasa tidak aman bagi rakyat Papua.
Hal yang sangat memprihatinkan lainnya adalah Pembentukan Unit Percepatan Pembangunan Papua & Papua Barat ( UP4B ) yang hanya memperhatikan Pembangunan Sektor Infrastruktur saja pada hal yang dibutuhkan oleh Rakyat Papua hanyalah Rasa Keamanan, rasa keadilan dan keseimbangan dalam kesetaraan peran.
Bukankah ini bertentangan dengan prinsip konsolidasi demokrasi yang di Presentasikan Presiden SBY di hadapan duta – duta besar dan perwakilan – perwakilan negara – negara dunia 17 Februari 2012 lalu yang mempertanyakan keseriusan SBY dalam menangani persoalan keamanan di Papua dan Papua Barat ?
Lantas sampai dimana keseriusan penegakan nilai – nilai demokratisasi dan HAM yang di dengung – dengungkan oleh Republik Indonesia kepada dunia. Sebab kondisi rakyat khususnya orang asli Papua sampai hari ini masih menderita akibat tindakan Pemerintah Jakarta yang represif dan selalu memaksakan kehendaknya sendiri tanpa memperhatikan aspek kebutuhan utama rakyat Papua seperti yang disuarakan oleh Pemimpin – pemimpin gereja di Tanah Papua.
Oleh karena sikap apatis pemerintah Jakarta terhadap keadaan dan nasib orang asli Tanah Papua, maka pada kesempatan ini kami Masyarakat Asli Papua Kabupaten Fakfak, menyatakan sikap kami sebagai berikut :
Kami Orang Asli Papua sudah muak dengan perilaku Republik Indonesia terhadap kami, oleh karena itu kami minta dukungan Sekjen PBB Mr. Ban Kim Mon dan Komunitas Global kepada kami sebagai masyarakat yang merdeka dan menjadi sebuah Negara Merdeka lepas dari NKRI sesuai Universal Declaration Of Human Right.
Kami minta Kepada Sekjen PBB Mr. Ban Kim Mon untuk merekomendasikan pendaftaran Papua di komisi Dekolonisasi PBB Mon dan meninjau kembali Resolusi PBB No. 2504.
Kami Orang Asli Papua meminta kepada Sekjen PBB Mr. Ban Kim Mon agar Mendesak Pemerintah RI untuk membuka ruang demokrasi serta menandatangani Nota Negosiasi Internasional untuk membicarakan status politik Papua di bawah Pemerintah Republik Federal Papua Barat.
Kami Orang Asli Papua meminta kepada Sekjen PBB Mr. Ban Kim Mon untuk mendesak Pemerintah RI membebaskan Tapol – Napol Orang Asli Papua dari Penjara Pemerintah RI di seluruh Indonesia.
Kami Orang Asli Papua menolak UP4B karena OTSUS Papua bentukan RI telah terbukti Gagal Total karena itu, kami menuntut pengakuan hak kami sebagai bangsa Papua dan kedaulatan kami sebagai Negara Merdeka, yakni Negara Republik Federal Papua Barat.
Demikian pernyataan sikap kami, Orang Asli Papua yang mendiami Jazirah Onim Fakfak.


KOORLAP
DANI HEGEMUR
……………………………………………………………………………
PENANGUNG JAWAB AKSI
(FNMPP)
SIWA TIGTIGWERIA
……………………………………………………………………………………………………….
PENANGUNG JAWAB POLITIK WILAYAH FAKFAK
APNER HEGEMUR
………………………………………………………………………………..
Baca Selengkapnya

(NATIVE FAKFAK SOLIDARITY FOR PAPUA RIGHT OF JUSTICE) SOLIDARITAS MASYARAKAT FAKFAK UNTUK KEADILAN PAPUA


KRONOLOGIS
Pada hari ini, senin tanggal 19 Maret 2012 belangsung Long March dan Aksi Damai Orang Asli Papua Kabupaten Fakfak yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Fakfak Untuk Keadilan Papua ( Native Fakfak Solidarity For Papua Right Of Justice ).
Long March Rakyat yang di Mulai Pukul 09.00 dari Plaza Tambaruni Kabupaten Fakfak ini di buka dengan doa oleh ulama muslim selanjutnya orasi – orasi politik yang disampaikan oleh para tokoh masyarakat asli Papua kabupaten Fakfak secara damai dan teratur.
Aksi yang berjalan damai ini di ikuti dengan antusias oleh sekitar 500 Masyarakat Asli Papua dan Solidaritas Masyarakat Non Papua yang peduli Keadilan Papua, dengan membawa beberapa spanduk yang bertuliskan antara lain :
-UP4B adalah alat pencitraan diri bangsa indonesia dari kejahatan kemanusian dan kegagalan otonomi khusu di papua terhadap masyarakat internasional
-Hentikan investasi di wilayah Negara Repobilik federal papua barat

-Bebaskan Presiden dan Perdana Mentri Negara Repoblik Federal Papua Barat dari penjara indonesia
-PBB, Amerika, Belanda, indonesia agar mereviu PEPERA 1969
Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban, pihak kepolisian menurunkan Satuan Pasukan Anti Huru – hara ( PAHH ) sebanyak 5 personil dengan perlengkapan lengkap yakni 5 truk dan bersenjatakan senjata otomatis.




 
Tepat pukul sekretariat negara Federal papua barat wilayah Bomberay-Fakfak masa aksi mulai melakukan Long March dengan tujuan Plasa Tambaruni sambil menyanyikan lagu – lagu dan menriaki yel – yel Papua Merdeka, massa berjalan beriring
selanjutnya masa aksi di pimpin oleh. Apner Hegemur membacakan Pernyataan-Sikap- politik orang asli Papua dan juga di isi dengan orasi-orasi politik dari tiap perwakilan pasis masa
Pukul 16:00 masa membubarkan diri dengan damai setelah ditutup dengan doa

pada saat masa tiba di plasa tambaruni tampak terlihat beberapa orang asing yang mengambil gambar dan mengikuti masa di tangkap oleh pihak kepolisian lalu di masukan kedalam mobil lantas polresta fakfak dan perlengkapan kamera di sita
Baca Selengkapnya

Unjuk Rasa PAPUA MERDEKA DI FAKFAK

Fakfak, Senin 19 Maret 2012, sekitar pukul 09.00 pagi waktu West Papua, masyrakat Papua yang ada di kota pala Fakfak kembali menggelar aksi unjuk rasa Papua Merdeka, aksi yang di gelar ini berpusat di Area Parkir Plaza Tambaruni 
 
dan aksi juga terkait dengan kedatangan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Ban Ki-moon.
Masyarakat Papua Fakfak yang menggelar aksi ini tergabung didalam Solidaritas Masyarakat  Papua Untuk Kedatangn Sekjend PBB ke Indonesia,  dengan beberapa tuntutan utama, antara lain : 
Amerika, Belanda Dan Indonesia  Mereviuw PEPERA 1969 dan Segera Bebaskan dua Tahanan Politik Negara Federal West Papua,  President Pemerintahan Transisi  FORKORUS YABOISEMBUT, S.Pd. dan  Perdana Mentri Negara Republik Federal Papua  Edison Gladius Waromi, SH.  Hentikan Investasi Diatas Wilayah Negara Republik Federal West Papua. 
Aksi ini diikuti berbagai lapisan masyarakat, dan aksi ini juga sendiri berjalan dengan aman dan tertib sampai dengan saat tulisan ini dimuat.(PH)
 
Baca Selengkapnya